Torquay
Australia, Beach, Melbourne, Travel

Pantai Torquay dan Memorial Arch: Road Trip ke Great Ocean Road (1)

Pagi itu cuaca di Melbourne sangat bersahabat, langit biru dengan angin sepoi-sepoi yang dingin. Kami sudah bergegas ke halte tram untuk menuju ke pick-up point tur yang sudah dipesan. Hari itu saya, kakak, dan ibu ikut tur satu hari menyusuri jalan di pinggir pantai yang dikenal dengan nama Great Ocean Road. Di tempat inilah ada pantai cantik dengan formasi tebingnya yang khas, yaitu Twelve Apostles. Saya tak sabar untuk segera memulai perjalanan.

Melbourne
Melbourne pagi itu..masih sepi

Minibus datang, ternyata kami adalah peserta terakhir yang dijemput, peserta lain semuanya sudah di dalam. Seingat saya, semua wisatawan berasal dari negara yang berbeda-beda. Ada seorang solo traveler perempuan asal China, sepasang kekasih asal Spanyol dan India dan satu keluarga Amerika. Momen paling nggak enak itu ketika masuk ke bus paling terakhir, diliatin semua orang.

Guide kami orang Melbourne, namanya Thomas. Ternyata dia rangkap jabatan, jadi driver sekaligus guide. Jadi dia sembari menyetir juga bicara melalui mic menjelaskan sesuatu ketika melewati tempat penting dan wisata. Di bus juga ada WiFi, jadi selama perjalanan bisa tetap connect to the world, tapi ya kecepatannya terbatas.

Cuaca pada hari itu sangat cerah, melihat tempat-tempat sepanjang perjalanan sungguh menyegarkan mata. Dari kota Melbourne hingga ke Geelong, kota kecil tak jauh dari Melbourne. Suasananya sangat nyaman, tertata rapih, dan bersih. Saya yang biasa melihat lalu lintas dan kehidupan di Jakarta seketika jatuh cinta dengan Australia. Pantas saja kakak saya betah tinggal di sana.

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah kota kecil bernama Torquay, yang terkenal karena pantainya yang menjadi surga bagi peselancar. Di kota ini juga brand surfing R*p C*rl lahir. Ombak di Pantai Torquay tidak besar, entah mungkin karena masih pagi atau saya bukan berada di spot yang tepat.

Torquay
Pantai Torquay

Pantainya lumayan luas dan panjang, sepanjang Kota Torquay yang memang seluruh kotanya berada di pinggir pantai. Pagi itu sudah banyak warga setempat yang berolah raga bahkan berselancar. Bersih dan rapih, itu yang pasti sudah menjadi standar pantai-pantai di Australia.

Torquay Beach, Victoria

Bicara soal pantai, Australia bisa dibilang mempunyai pantai yang bagus dan luas. Hanya saja, jika dibandingkan dengan Indonesia, di sini anginnya kencang dan dingin. Walaupun musim panas, saya tidak bisa berlama-lama di tempat terbuka, bisa masuk angin! Pantai-pantai di Australia juga banyak yang bahaya, entah itu ada ubur-ubur beracun, hiu, sampai buaya muara. Kalau mau berenang di lautnya saja saya pasti berpikir dua kali sebelum nyebur.

Tentu, kotanya tidak menarik, tapi pantainya yang lumayan bagus untuk foto-foto. Menariknya, ombak di pantai ini tidak besar, entah mungkin karena masih pagi, tapi jika dibandingkan dengan pantai di Bali jelas kalah hehe

Di dekat pantai ada sebuah muara yang membentuk seperti danau air payau yang luas. Di sinilah kami break untuk sarapan pagi. Jangan harap disediakan nasi goreng, apalagi nasi uduk, yang ada hanya roti, teh, dan kopi. Saya yang tidak minum kopi dan teh cuman bisa makan roti dan air putih. Tidak apa-apalah, toh suasana disekeliling sudah membuat saya “kenyang”.

2201-2018-062655593674126457-01

Kami melanjutkan kembali perjalanan. Setelah dari Torquay, kami banyak melewati kota-kota kecil di sepanjang jalan menuju Great Ocean Road. Kota-kota itu tampak sepi, bus kami melaju dengan lancar tanpa hambatan satu pun. Memang, Australia adalah negara besar dengan sangat sedikit penduduk.

Great Ocean Road

Di sebelah kiri jalan sudah berupa pantai, itu tandanya sudah mau memasuki Great Ocean Road. Pantai di sepanjang jalan sangat bersih, tidak ada satu bangunan pun yang menghalangi pemandangan selama perjalanan, jika pun ada itu hanyalah pepohonan tinggi. Jika di sebelah kiri ada pantai, di sebelah kanan banyak ladang-ladang pertanian dan juga tebing. Di tempat-tempat sepi, ada beberapa rumah mewah yang besar, punyanya orang-orang kaya Aussie. Bahkan di tebing-tebing yang tinggi banyak villa super wah berdiri menghadap laut. Ga kebayang punya kamar di atas sana, bangun pagi buka jendela melihat pemandangan yang sangat indah!

IMG_20180430_083714_159
Memorial Arch

Akhirnya kami sampai di tempat start Great Ocean Road, sekaligus merupakan memorial pembangunan jalan di sepanjang pantai ini. Tempat ini hanya berupa gapura serta patung yang melambangkan kerja keras para pekerja dulu. Di sini juga ada tugu informasi yang menceritakan sejarah singkat pembangunan Great Ocean Road yang membuat saya takjub. Jadi, jalanan ini dibuat oleh 3000 tentara yang pulang dari Perang Dunia 1. Mereka membangun Great Ocean Road tahun 1919 dan menyelesaikan jalan sepanjang 243 kilometer di tahun 1932. Wow, bayangkan begitu lamanya kerja keras mereka membangun jalanan yang memakan waktu hingga 14 tahun!

Great Ocean Road

Mengambil foto-foto di gapura ini saya harus bersabar, karena sangat ramai jadi susah untuk mendapatkan foto terbaik. Waktu itu kebetulan kami pas datang ketika ada rombongan bus wisatawan dari China, kebayangkan ramainya. Alhasil kami harus sedikit mengantri untuk bisa foto gapura ikonik ini.

Kami tidak berlama-lama di sini, masih ada dua jam lagi untuk mencapai Twelve Apostles. Kata guide, sebelum mencapai tempat tersebut nanti akan ada lagi pemberhentian berikutnya yaitu Apollo Bay dan Kenneth River, habitat asli koala!

Ceritanya masih panjang, maka dari itu saya membuatnya menjadi beberapa bagian. Tunggu cerita selanjutnya minggu depan ya!

Let’s Explore the World

-The Spiffy Traveler-

3 thoughts on “Pantai Torquay dan Memorial Arch: Road Trip ke Great Ocean Road (1)”

  1. Baru beberapa minggu lalu aku baca cerita perjalanan koh Steve Zhang lonelytraveler.blog yang juga ambil tur ke sini.
    Selalu suka suasana kota yang rapi dan maju di pagi hari, teduh…

    Kalau memang nggak telat dari jadwal, cuekin aja sih kalo datang terakhir dan dilihatin. Aku pernah 2 kali nyaris ketinggalan pesawat hahaha

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s